Senin, 23/01/2012, 05:07:45
Kejurnas LCC Seri 3, Fani Imbangi Pembalap Nasional
Riyanto Jayeng

Pembalap sepeda TBST Sebayu, Fani Gunawan mampu mengimbangi pembalap sepeda nasional di LCC Seri 3 di Wonosari. (Foto: Agus)

PanturaNews (Tegal) - Atlit balap sepeda Kota Tegal, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Tim Balap Sepeda Tegal (TBST) Sebayu, Fani Gunawan, mampu mengimbangi kepiawaian atlit tim nasional (timnas) dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) balap sepeda LCC Seri 3 di Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, Jumat 20 Januari - Minggu 22 Januari 2012.

Walau belum meraih juara, setidaknya TBST Sebayu telah menunjukan eksistensinya dalam balap sepeda di kejuaraan tingkat nasional. Demikian disampaikan Manajer TBST Sebayu, Agus Wijanarko, Senin 23 Januari 2012.

Menurut Agus, TBST Sebayu berangkat ke ajang LCC Seri 3 tersebut dengan kekuatan empat orang atlet; Fani Gunawan, Yuli Santoso, Solihin, Andi Susanto. Keempatnya adalah atlet senior.

Sementara, empat atlet yang gagal berangkat adalah Riyan Hidayat yang menderita sakit, Mulyono yang juga kondisinya tidak fit, Robi Satrio Utomo yang tidak mendapat ijin dari sekolah, karena dia kini duduk di kelas 3 SLTP dan Fadlilah Zulfiki yang  juga harus konsentrasi sekolah.

"Kami sebenarnya telah mempersiapkan 8 atlet tapi pada hari keberangkatan yang siap hanya empat orang," ujar Agus.

Kejuaraan LCC Seri 3 Gunungkidul melombakan tiga nomor yakni, individual time trial (ITT) yang digelar Jumat (20/1), road race 126 km yang ditandingkan Sabtu (21/1) dan criterium yang digelar Minggu (22/1). "Ketiga nomor ini kami ikuti semua," lanjut Agus.

Lebih jauh Agus menjelaskan, untuk nomor ITT kelas man elite (senior) 4 atlit yang turun tercatat ada di peringkat 50-an. Namun data di panitia diakui terdapat kesalahan.

"Kami merasa dirugikan dengan kesalaha fatal pantia yang menyuguhkan data dan catatan waktu yang tidak akurat. Kesalahan juri (comisiare) ini telah diakui panitia yang beberapa kali melakukan ralat," terang Agus.

Sementara, pada nomor road race dengan jarak tempuh 126 km dengan track 60% tanjakan, atlet-atlet TBST Sebayu masih perlu pembenahan dan latihan. Kegagalan  dipicu juga oleh rute yang semrawut, dan bercampur antara kelas junior dan senior.

 Rute bercabang yang kurang jelas penandaan, menyebabkan atlet TBST Sebayu, Yuli Santoso yang handal di tanjakan, harus nyasar masuk ke rute Junior, sehingga dia  masuk finish lebih cepat dari jadwal yang seharusnya bagi nomor man elite.

"Kami kalah strategi, teknik dan pengalaman, sehingga dalam nomor road race ini tidak satupun finish," ujarnya.

Sedangkan di hari terakhir, nomor criterium berlangsung ketat. Kelas man elite diikuti lebih dari 75 orang pembalap, termasuk pembalap eks atlet Sea Games 2011 (Pelatnas) dan atlet dari Tim Selangor Malaysia.

Sirkuit alun-alun Wonosari yang panjangnya sekitar 1,3 km, dilahap para peserta dengan 30 lap. Atlet TBST Sebayu, Fani Gunawan mampu berada di kelompok depan, setelah pada lap-lap awal gerombolan pembalap terpecah menjadi tiga kelompok.

"Solihin, Yuli rontok di lap 5 dan 8. Sedangkan Fani mampu bertarung hingga finish setelah melahap 30 lap, dengan mampu menempel pembalap papan atas seperti Endar Wijaya (CCC Jakarta), Rastra Pratama (ISSI Pengporv Jogya), Mohd Rauf Nur Misbah (Selangor Malaysia)," katanya.

Agus menambahkan, dari hasil kejurnas tersebut, pihaknya mengaku mendapatkan banyak masukan."Ini modal kami untuk terus membina atlet balap sepeda Kota Tegal, agar mampu meraih prestasi yang baik di ajang-ajang lomba berikutnya. Selain persoalan fisik, teknik kami juga akan berupaya agar sarana prasarana atlet terutama sepeda, akan terus diupayakan agar mampu bersaing dengan lawan. Sebab selain fisik dan teknik, kondisi sepeda juga menunjang," papar Agus.

 Sementara, Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Tegal, Adi Iman Santoso SE, saat menerima kedatangan tim balap sepeda TBST Sebayu, mengatakan cukup bangga dengan semangat dan kemampuan yang dimilik atlit TBST Sebayu.

"Kami cukup senang dengan hasil ini. Walau belum juara tapi kita tahu bahwa kemampuan Fani Gunawan mengimbangi lawan-lawan tangguh, menjadi modal untuk target ke depan yakni event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2013," tandas Adi Iman Santoso.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita