Sabtu, 18/02/2012, 05:49:06
Caleg PDI-P Harus Memiliki Program Yang Visioner
Riyanto Jayeng

Sekretaris DPC PDIP Kota Tegal, H Edi Suripno, SH

PanturaNews (Tegal) - Calon anggota legislative (Caleg) untuk PDI Perjuangan Kota Tegal, Jawa Tengah, yang akan ditetapkan pada pertengahan 2012 mendatang, harus memiliki program kerja yang visioner.

Hal itu ditegaskan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, H Edi Suripno, SH, jelang persiapan agenda Rapat Kerja Cabang PDI Perjuangan, di kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Sabtu 18 Pebruari 2012.

“Jadi untuk caleg PDI Perjuangan akan ditetapkan nanti pada pertengahan 2012. Penetapan caleg lebih dini ini, dimaksudkan agar masing-masing kader yang tercatat sebagai calon anggota legislative sudah bisa langsung mensosialisasikan diri ke masyarakat, khususnya warga PDI Perjuangan dengan segudang program kerja yang lebih visioner,” kata Edi.

Menurut Edi, program kerja yang disampaikan oleh masing-masing caleg itu akan dievaluasi dan menjadi bahan pertimbangan untuk menilai kapabilitas masing-masing caleg. “Maka ketika sudah ditetapkan menjadi caleg, seorang kader harus bisa menjaga sikap politik, dan tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan partainya,” ujarnya.

Lebih jauh dijelaskan, mengenai rencana penetapan calon anggota legislative PDI Perjuangan itu, akan terangkum dalam agenda Rapat Kerja Cabang (Rakercab) PDI Perjuangan yang rencananya akan digelar Minggu 19 Pebruari 2012 bertempat di kantor sekretariat DPC PDI Perjuangan, Jalan dr Setiabudi, Kota Tegal.

Selanjutnya dikatakan, selain sosialisasi penetapan caleg, dalam agenda Rakercab itu juga akan dibahas mengenai kinerja partai, khususnya dalam rangka rekruitmen kader dan simpatisan. Oleh karena itu, Rakercab akan membahas masalah kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA). Di sisi lain, juga akan diberitahukan tentang program kaderisasi tingkat III yang dikhususkan bagi kepengurusan partai di tingkat ranting.

“Sebagai kader partai yang sudah ditetapkan menjadi caleg, pasti akan mendapat ujian yang lebih berat lagi. Disinilah kapabilitas seorang kader yang militant akan menjadi pertaruhan,” tandas Edi.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita