Minggu, 18/03/2012, 10:44:54
Protes Persab Atas Wasit Yang Tak Adil Diterima PSSI
Takwo Heriyanto

Manager tim Persab Brebes, Nanang Raharjo

PanturaNews (Trenggalek) - Surat protes dari pengurusan Persatuan Sepakbola Brebes (Persab) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terkait kejanggalan-kejanggalan wasit dan hakim garis (asisten wasit) saat memimpin perrtandingan laga putaran kedua kompetisi Devisi III PSSI Nasional Liga Indonesia antara kesebelasan Persab Brebes melawan Bajol Ijo Kota Surabaya, jumat 16 Maret 2012 siang lalu di stadion Menak Sopal, Trenggalek, Jawa Timur, secara resmi telah diterima PSSI Pusat di Jakarta.

"Surat protes itu sudah diterima PSSI Pusat yang dikirim melalui faximile Sabtu 17 Maret 2012 sekitar pukul 12.00 WIB," kata Manager tim Persab Brebes, Nanang Raharjo saat dikonfirmasi PanturaNews, Minggu 18 Maret 2012.

Menurutnya, selain surat protes itu dikirim kepada PSSI Pusat, juga diberikan langsung kepada Panitia Pelaksana kompetisi. Adapun protes itu dilakukan Persab, karena memang terdapat kejanggalan-kejanggalan saat wasit memimpin laga pertandingan di putaran kedua.

Beberapa diantaranya adalah pada babak pertama tim kesebelasan Persab Brebes mendapat tendangan bebas yang membuahkan gol ke gawang Bajol Ijo. Saat itu wasit dan asisten wasit sudah menunjukkan gol dengan tanda menunjuk ke titik putih (tengah). Namun, tiba-tiba wasit menganulir gol tersebut tanpa memberi alasan yang jelas.

Keganjalan yang lain adalah penjaga gawang Persab Brebes (Aji Bayu Putra) terkena kartu merah langsung saat menangkap bola. Manakala bola lepas dari lawan tapi  pemain lawan menjatuhkan diri.

Kemudian terjadi pemukulan oleh salah satu pemain Bajol Ijo terhadap salah satu  pemain Persab bernama Rinco Berlianto. Sedangkan wasit dan asisten wasit saat itu tidak memberikan sanksi kepada pemain yang memukul dengan alasan tidak melihat.

Namun, sanksi berupa kartu merah baru diberikan setelah adanya protes dari pemain Persab, dan didukung para penonton yang ada di stadion Menak Sopal yang menyaksikan laga pertandingan tersebut.

"Itulah yang membuat kami protes kepada PSSI maupun panitia pelaksana kompetisi," terang Nanang.

Lebih jauh Nanang mengatakan, surat protes itu dilayangkan, bukan berarti tim kesebelasan Persab Brebes kalah saat melawan Bajol Ijo. Melainkan, karena kalah sama wasit dan asisten wasit yang dinilai tidak fair play.

Pihaknya berharap kepada PSSI Pusat maupun Panitia Pelaksana Kompetisi, untuk lebih memperhatikan dan menjunjung tinggi sportivitas pada laga pertandingan kedepan.




 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita