Senin, 26/11/2012, 06:26:24
Mutasi 126 Pejabat Eselon III dan IV Terus Disorot
Laporan Takwo Heriyanto

Pelantikan 126 pejabat Kabupaten Brebes

PanturaNews (Brebes) - Mutasi pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, sebanyak 126 orang yang dilakukan Bupati Brebes H. Agung Widyantoro SH MSi pada Rabu 21 November 2012 lalu, ternyata masih terus menjadi sorotan elemen masyarakat.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Brebes, Chamami SE, menilai kebijakan mutasi itu tidak etis, karena dilakukan saat masa akhir jabatan Bupati Brebes, H Agung Widyantoro SH MSi tinggal hitungan hari.

"Saya sangat menyesalkan kebijakan ini. Kebijakan itu saya nilai tidak etis, karena dilakukan di akhir masa jabatan bupati. Baru kali ini dan mungkin baru pertama di Indonesia, saya melihat ada mutasi dilakukan ketika masa jabatan bupati mau habis," kata Chamami SE, Senin 26 November 2012.

Pihaknhya juga menyayangkan sikap DPRD Brebes yang terkesan diam terhadap kebijakan tersebut. Padahal, DPRD berfungsi sebagai lembaga kontrol dalam pemerintahan daerah. Sebab, kebijakan mutasi pejabat di akhir masa jabatan bupati itu sangat rawan menimbulkan polemik di tatanan pemerintah daerah.

"Mestinya, DPRD mengambi sikap terhadap kebijakan tersebut. Itu bisa dilakukan dengan nota protes atau keberatan," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi menjelaskan, mutasi, rotasi maupun promosi yang dilaksanakan itu tidak ada kaitanya dengan persoalan politik dan jangan dikait-kaitkan dengan politik. Pelantikan pejabat yang dilakukan tersebut lebih dikarenakan sebagai kebutuhan organisasi.

Selain itu, tidak ada aturan atau perundang-undangan yang melarangnya. Prosesnya juga telah melalui berbagai pertimbangan dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

"Mutasi ini bertujuan untuk lebih memaksimalkan kinerja pemerintahan, tanpa membedakan warna maupun golongan. Jangan dikait-kaitkan dengan persoalan politik, karena pelantikan ini lebih pada kebutuhan organisasi," terangnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita