Rabu, 13/03/2013, 08:47:55
Plt Sekda Brebes Bantah Jarang Masuk Kantor
Laporan Takwo Heriyanto

Plt Sekda Brebes, Emastoni Ezam

PanturaNews (Brebes) - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, Emastoni Ezam membantah secara tegas jika dirinya dituding oleh masyarakat jarang masuk kantor.

Sebab, selain dirinya menjadi Plt Sekda juga masih menjabat secara definitif sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kalurahan (BPMDK), sehingga kadang berada di Kntor Setda juga kadang di Kantor BPMDK.

"Jadi, tuduhan itu jelas sama sekali tidak benar," tegas Emas Toni saat dikonfirmasi di Kantor Setda Pemkab Brebes, Rabu 13 Maret 2013 sore.

Terkait dengan tuduhan dia tidak mempunyai kompetensi untuk menduduki jabatan tertinggi dilingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Brebes, menurutnya, hal itu adalah kewenangan Bupati. Termasuk kaitannya agar pengangkatan dirinya menjadi Plt Sekda ditinjau ulang merupakan kewenangan bupati. Meski demikian, pihaknya mengaku juga telah lulus standar kompetensi melalui Surat Keputusan (SK) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Diberitakan sebelumnya, kendati pengangkatan Emastoni Ezam sebagai Plt Sekda Pemkab Brebes oleh Bupati Hj. Idza Priyanti SE sudah berjalan beberapa waktu lalu, namun hingga saat ini masyarakat Kabupaten Brebes masih meminta kepada Bupati untuk meninjau ulang pengangkatan Emastoni Ezam.

Salah satu masyarakat Brebes, H. Fuad Hasan, meminta kepada Hj. Idza Priyanti untuk meninjau ulang pengangkatan Emastoni Ezam sebagai Plt Sekda Pemkab Brebes. Dikatakan, ada beberapa pertimbangan dirinya meminta kepada Bupati agar segera meninjau ulang pengangkatan Plt Sekda itu.

"Diantaranya adalah bahwa Plt Sekda Bebes, Emastoni Ezam tidak mempunyaii kompetensi untuk menduduki jabatan tertinggi dilingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Brebes," ujar Fuad, Senin 11 Maret 2013.

Menurutnya, bahwa Plt Sekda harus dipilih berdasarkan standar kompetensi dan prestasi kinerja, tidak berdasarkan kedekatan dan faktor-faktor subyektif. Masih banyak pejabat yang lain, bahkan lebih kompeten dan lebih berprestasi, baik secara moral dan kinerjanya di lingkungan Pemkab Brebes.

"Saya menilai etos kerja dari Emastoni Ezam sebagai Plt Sekda tercatat dalam kategori tidak baik. Apalagi yang bersangkutan jarang masuk kantor di Sekretariat Daerah," ujarnya.

Berdasarkan rekam jejak yang dihimpun, kata Fuad, Emastoni Ezam tidak memenuhi standar dalam seleksi kualifikasi calon Sekda. "Kalau Bupati tetap mempertahankan Emasthoni Ezam sebagai Plt Sekda, dipastikan Kabupaten Brebes tidak akan maju dan menghambat kesolidan pegawai lainnya di lingkungan Pemkab Brebes," tandasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita