Selama Tiga Pekan, Harga Logam Mulia Melambung
Yerry Novel
Jumat, 18/06/2010, 14:02:00 WIB

Salah satu took emas di Pasar Pagi Kota Tegal Nampak sepi pembeli sejak sepekan terakhir. (FT: Yerry Novel)

PanturaNews (Tegal) – Selama tiga pekan terakhir, harga logam mulia (LM) melambung tinggi di pasaran Kota Tegal, Jawa Tengah. Sejak awal bulan Juni 2010, kenaikan harga LM alias emas batangan itu, berkisar antara Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.

Menurut Ketua Assosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Kota Tegal, Hilal AR, Jumat 18 Juni 2010, saat ini harga LM mencapai Rp 360.500 per-gramnya. Sebelumnya hanya Rp 357.000. Meski begitu, ketika 7 Juni 2010 kemarin harga mencapai Rp 364 ribu.

“Mulai hari ini (Jumat, 18 Juni 2010-red), harga emas batangan masih stabil di angka Rp 360.500 per gramnya. Tapi tidak menutup kemungkinan harga bisa naik signifikan, sebab hampir setiap hari harga selalu naik dan turun,” ujar Hilal.

Dikatakannya, harga emas batangan bisa turun tergantung harga minyak dunia. Saat ini, harga minyak dunia sedang turun, maka harga emas juga mengikuti. Semula harga minyak dunia Rp 80 ribu per barel, sekarang menjadi Rp 70 ribu per barel.

“Emas umum dengan kadar 30 persen sampai 40 persen, harga Rp 125 ribu hingga Rp 185 ribu per gramnya. Sedangkan emas tua dengan kadar 70 persen sampai 82 persen, harga mencapai Rp 225 ribu hingga Rp 320 ribu per gramnya,” terang Hilal.

Diakui, untuk sementara ini konsumen cenderung menurun lantaran di bulan Juni dan Juli, kebanyakan masyarakat lebih fokus kepada pendaftaran siswa baru (PSB). Apalagi jika petani yang gagal panen, jelas konsumen akan menurun drastis. “Konsumen emas umum hampir 80 persen orang Kabupaten Tegal yang profesinya sebagai petani. Sehingga kalau petani gagal panen, dipastikan emas akan sepi pembeli,” ujarnya.