![]() |
|
|
PanturaNews (Jakarta) - Kasus-kasus internal yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) beberapa waktu lalu, sempat mencuat menjadi bahasan publik. Sehingga pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke 62 UI ini, tidak nampak adanya semangat dan gaung seperti pada peringatan sebelumnya. Kasus korupsi menjadi salah satu sandungan di lembaga pendidikan yang menduduki peringkat bagus pada kancah pendidikan internasional itu.
Demikian dikatakan Anggota DPR RI yang juga kandidat Doktor UI, Dewi Aryani, M.Si kepada PanturaNews, Kamis 02 Februari 2012 pukul 13.30 WIB.
Menurutnya, phaknya sangat prihatin dengan kasus-kasus internal yang terjadi di UI beberapa waktu lalu, dan belakangan menjadi konsumsi publik. “Sebagai barometer lembaga pendidikan yang menduduki peringkat bagus di kancah pendidikan internasional, sangat kami sayangkan jika dikotori dengan kasus-kasus korupsi para oknum akademisi,” ujar Dewi Aryani, Duta UI untuk Reformasi Birokrasi.
Dikatakan, reformasi birokrasi semestinya dilakukan di kampus-kampus, termasuk di Universitas Indonesia karena kampus menjadi pusat pendidikan anak bangsa. Hasil intelektual dan moral generasi muda, sangat ditentukan bagaimana lingkungan pendidikan formal berperan.
“Birokrasi yang sudah rusak di hampir semua lembaga negara di berbagai bidang, membuat apatisme masyarakat kian tinggi. Amat berbahaya ke depan jika tidak diantisipai dari sekarang. Program reformasi birokrasi yang telah dicanangkan presiden, jangan hanya jadi wacana saja," tuturnya.
Dewi Aryani yang juga Duta Pengembangan Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik UI, mengaku sangat prihatin tapi menjadikan itu sebagai tantangan bagi seluruh civitas akademisi, untuk bersama-sama melakukan jihad terhadap "Reformasi Birokrasi Kampus".
“Marilah kita tegakkan kembali Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tingkatkan budaya malu, budaya takut terhadap korupsi, sehingga masa depan bangsa dan negara memiliki titik terang menuju kebangkitan kualitas anak bangsa, dan menjadi penopang keberhasilan perekonomian ke depan. Bangkitlah putra-putri terbaik bangsa yang memiliki komitmen tinggi terhadap pemberantasan korupsi,” tandasnya.