Seru, Aerobic Competition Rebut Trophy Dewi Aryani
Laporan Takwo Heriyanto & SL Gaharu
Minggu, 09/06/2013, 06:55:14 WIB

Ketua Panitia saat memberikan door prise kepada para peserta lomba Senam Aerobic di Gedung Korpri Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Sebagai upaya pembinaan kepada atlet aerobic agar lebih berprestasi, sekitar seribu lebih peserta mengikuti Aerobic Competition 2013 memperebutkan Trophy DR. Dewi Aryani, MSi, di Gedung Korpri Brebes, Jawa Tengah, Minggu 9 Juni 2013.

Ketua Panitia, Herawati mengatakan, kegiatan senam aerobic yang digelar secara massal tersebut dalam rangkan peringatan Hari Lahir Pancasila. Terutama, melalui empat pilar, yaitu kesatuan dan persatuan bangsa, UUD 1945, NKRI dan Binekha Tunggal Ika. 

Menurutnya, dalam kompetisi tersebut memperlombakan 10 kategori yang meliputi, senam aerobic massal, senam aerobic pemula murni dan aerobic antar sanggar. Adapaun, perlombaan itu diawali dengan senam diabetes.

"Kami berharap dengan diselenggarakannya kompetisi senam aerobic ini, bisa menjadi wadah bagi pecinta olahraga aerobic di Kabupaten Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal," ungkapnya.

Dikatakannya, keberadaan senam aerobic di Kabupaten Brebes sudah ada sejak tahun 1986. Dalam perkembangannya, senam itu semakin seru bahkan banyak diminati oleh masyarakat khususnya kalangan perempuan. Bahkan kecintaan terhadap senam yang memadukan gerakan tubuh, telah mendorong memakin banyaknya sanggar senam aerobic di Kabupaten Brebes.

Sementara Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR. Dewi Aryani, M.Si yang dihubungi melalui telepon, menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir. Hal itu disebabkan harus menghadiri pemakaman Ketua MPR RI, H. Taufiq Kiemal di Jakarta. “Saya sudah sampai Brebes pada Sabtu malam,tapi langsung kembali lagi ke Jakarta,” tuturnya.

Menurut Dewi Aryani, tema lomba aerobic yang berkaitan dengan 4 Pilar Kebangsaan, menjadi kenangan tersendiri karena acara bertepatan dengan pemakaman Taufiq Kiemas. “Kami semua bersedih dan berduka mendalam kehilangan tokoh yang konsisten memperjuangkan eksistensi Pancasila,” ujarnya.

Diharapkanya, kepada peserta dan pengunjung yang hadir dapat memaknai bahwa 4 Pilar Kebangsaan ini bisa menjadi perekat, pemersatu, penyemangat seluruh elemen bangsa dan menjadi pilar menuju kejayaan bangsa.